Anggota BPK-RI Pelopori IKA FE Unsri Peduli Asap Sumsel

IKATAN Akumni Fakultas Ekonomi (IKA FE) Universitas Sriwijaya (UNSRI) melakukan aksi peduli asap. Bakti sosial ini dilakukan selama satu bulan (12 Oktober–12 November 2015) ini dipelopori oleh Pengurus IKA FE UNSRI Jabodetabek dan DR Agung Firman Sampurna SE, M.Si, anggota Badan Pemerika Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) selaku alumni FE UNSRI.

Anggota BPK RI DR Agung Firman Sampurna SE, M.Si, yang juga merupakan Alumni FE UNSRI saat membuka acara IKA FE UNSRI Peduli Asap di Palembang  pada Sabtu (10/10/2015).

Anggota BPK RI DR Agung Firman Sampurna SE, M.Si, yang juga merupakan Alumni FE UNSRI saat membuka acara IKA FE UNSRI Peduli Asap di Palembang pada Sabtu (10/10/2015).

Peluncuran kegiatan ini dilakukan di Poliklinik Unsri Kampus Bukit Besar Palembang, Sabtu (10/10). Hadir pada saat itu, Rektor UNSRI diwakili PR I Prof Anis Sagaf, anggota DPD RI Hj Asmawati, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof DR. Iza Fadri, Pangdam II Sriwijaya diwakili Letkol AT Sihombing, serta undangan lainnya.

Sejumlah warga sekitar Kampus Unsri Bukitbesar Palembang mendatangi Posko IKAFE Unsri Peduli Asap untuk memeriksakan kesehatan mereka, Sabtu (10/10/2015).

Sejumlah warga sekitar Kampus Unsri Bukitbesar Palembang mendatangi Posko IKAFE Unsri Peduli Asap untuk memeriksakan kesehatan mereka, Sabtu (10/10/2015).

Agung menyatakan, bahaya kabut asap yang terjadi saat ini tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat tapi juga hal-hal lain seperti keselamatan berlalu lintas. Oleh katena itu, dia berharap kepada pemerintah, dalam hal ini BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) bersama TNI/Polri dan pemerintah daerah harus tetap berkomitmen untuk mangatasi masalah asap agar tidak berdampak terlalu meluas (eskalatif).

Pada tahun-tahun sebelumnya, lanjut Agung, BNPB semasa kepemimpinan Syamsul Muarif penanganan asap sudah berlangsung cukup baik dan akuntabel. Mestinya, pengetahuan dan pengalaman sebelumnya bisa ditransfer kepada pejabat baru BNPB sekarang.

“Sekarang yang paling mendesak adalah bagaimana menangani asap jangan sampai menjadi eskalatif, sementara penegakan hukum tetap jalan,” ujarnya.

Terkait kegiatan IKA FE UNSRI Peduli Asap, Agung menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali public awareness dan sense of crisis (kesadaran dan kepekaan) masyarakat dalam mengatasi kabut asap yang saat ini sudah banyak menimbulkan korban.

“Sudah ribuan warga korban asap berupa penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) dan juga dampak lain berupa kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua IKA FE UNSRI Jabodetabek, Syahril Rozi pada kesempatan yang sama menyatakan, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada alumni FE UNSRI, khsusnya Agung Firman Sampurna yang ikut mempelopori gerakan sosial ini, dengan dukungan dari Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel yang juga mendukung.

“Bentuk kegiatannya adalah memberikan masker N-95, obat-obatan dan susu cair kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara, Prof Dr. Anis Sagaf menyatakan simpatik terhadap aksi peduli asap yang digagas para alumni. Menurut Rektor UNSRI terpilih ini, akibat kabut asap sempat membuat perkuliahan terganggu dan terpaksa diliburkan.

“Bahkan ada beberapa mahasiswa kita menderita luka-luka akibat bus Trans Musi yang ditumpanginya bertabrakan dengan tangki, juga karena asap,” ujarnya. (asnadi)

Comments

comments